Cara Membedakan Madu Asli dan Madu Campuran

Posted on

Cara Membedakan Madu Asli dan Madu Campuran

Manfaatmadulebah.Com, Madu adalah salah satu bahan alami yang memiliki berjuta khasiat bagi tubuh manusia. Bahkan madu sudah terbukti secara ilmiah mampu mengatasi berbagai penyakit kronis seperti kanker, tumor, dan lain – lain. Tidak hanya itu, atau tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan saja, madu juga di yakini mempunyai segudang manfaat dalam dunia kecantikan.

Untuk mendapatkan madu, anda tidak perlu repot-repot mencarinya secara langsung ke sarang lebah di hutan, karena sekarang ini sudah banyak apotik maupun toko-toko obat yang menjajakan madu dalam kemasan botol atau lainnya, dengan berat yang berbeda-beda.

Namun sayangnya, banyak oknum tak bertanggung jawab yang mencampuri madu dengan bahan lain demi meraup keuntungan lebih. Hal ini tentu harus anda waspadai karena campuran madu tersebut bisa sangat berbahaya bagi tubuh. Nah, untuk itulah, kami akan memberikan tips atau trik dalam membedakan madu asli dan campuran. Selengkapnya silahkan simak ulasannya di bawah ini.

Artikel Lain : Manfaat Masker Madu dan Air Lemon

8 Cara membedakan Madu Asli dan Madu Campuran

1. Periksa Rasa Madu

Cara membedakan madu asli dan campuran yang pertama adalah dengan memeriksa rasa madu tersebut. Memang, membedakan madu asli dan campuran dari rasanya cukup sulit karena keduanya memiliki rasa yang nyaris sama.
Namun jika anda teliti, madu campuran memiliki rasa manis yang lebih kuat dari pada madu murni. Ini dikarenakan madu tersebut telah dicampuri dengan pemanis buatan yang rasanya tidak mampu menyatu dengan rasa madu.

2. Aroma Madu

Selain dari mencicipi madunya langsung, anda juga bisa membedakan madu asli dan campuran dengan mencium aromanya. Memang tidak ada perbedaan aroma antara madu asli dan madu palsu. Namun anda bisa mengetesnya dengan cara membiarkan madu terbuka pada waktu yang cukup lama.

Kalau aroma madu tersebut mulai memudar, itu tandanya madu tersebut sudah diberi campuran. Berbeda dengan madu asli, madu ini memiliki aroma yang kuat dan tidak akan memudar meskipun dibuka pada waktu yang lama.

3. Tes Kelembaban Madu

Tes kelembaban madu bisa dilakukan dengan dua metode, yaitu menggunakank korek api atau menggunakan kertas. Jika menggunakan korek api, caranya ambil satu batang korek api lalu nyalakan. Masukkan korek api yang masih menyala tersebut ke dalam madu. Jika api langsung mati begitu menyentuh madu, maka bisa dipastikan kalau madu itu palsu atau campuran.Tapi jika batang korek api tenggelam dan padam secara perlahan, maka madu tersebut adalah madu murni.

Sedangkan jika menggunakan kertas, caranya lebih simpel lagi. Anda cukup mengoleskan dan menggosok – gosokkan sedikit madu di selembar kertas, lalu amati. Jika kertas berlubang, maka madu tersebut adalah madu palsu. Namun jika kertas masih baik – baik saja, maka madu tersebut adalah madu murni.

4. Tes Dengan Air

Cara membedakan madu asli dan campuran selanjutnya adalah dengan mengetesnya menggunakan air. Caranya pun cukup mudah. Cukup teteskan air ke dalam madu, lalu amati. Jika air dan madu tidak dapat bersatu, maka dapat dipastikan madu tersebut adalah madu murni. Namun jika madu dapat bersatu dengan air, maka kemungkinan madu yang anda beli tersebut adalah madu campuran.

5. Masukkan Lemari Pendingin

Jika anda tidak mau ribet melakukan serangkaian tes di atas, anda bisa menggunakan cara yang lebih simpel yaitu memasukkannya ke dalam lemari pendingin (freezer).

Madu murni umumnya tidak akan membeku walaupun disimpan di dalam freezer. Berbeda dengan madu campuran, madu ini akan membeku dengan cepat dari pada air saat dimasukkan ke dalam lemari pendingin (freezer)

6. Merebus di Atas Lilin

Ambil satu sendol teh sampel madu dan siapkan lilin yang menyala. Panaskan madu di atas sendok tersebut menggunakan lilin lalu amati. Jika madu tersebut murni, maka madu akan mengeluarkan busa yang sangat banyak bahkan hingga tumpah – tumpah. Sebaliknya, jika madu tersebut campuran, busa yang dikeluarkan hanya sedikit bahkan nyaris nihil.

7. Kejernihan

Jangan tertipu dengan madu yang memiliki kejernihan tingkat tinggi karena madu tersebut berpotensi telah dicampuri bahan – bahan lain. Madu asli atau murni, umumnya cenderung terlihat tidak terlalu jernih karena adanya kotoran seperti serbuk sari atau bekas sarang lebah yang tertinggal pada saat proses penyaringan.

8. Tes Menggunakan Semut

Ternyata semut juga bisa dijadikan indikator kemurnian madu. Caranya, cukup oleskan madu di lantai atau meja dan diamkan beberapa saat. Jika tidak ada semut yang mendekati, berarti madu anda asli karena madu memiliki enzim khas madu yang menimbulkan aroma kuat dan tidak disukai semut.

Sebaliknya, jika madu tersebut didekati banyak semut, maka dapat dipastikan madu tersebut adalah madu campuran karena kemungkinan madu itu dicampuri gula sehingga mengundang semut untuk mendekat.
Demikian di atas adalah 8 cara membedakan madu asli dan madu campuran, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Manfaat Masker Madu, Jeruk Nipis dan Minyak Zaitun Bagi Kulit